Sumber: seluruh tiket pada v_tickets_eff tanpa filter cabang/teknisi — termasuk tiket yang belum terpetakan ke NIK. Data Assurance baru tersedia sejak Juli 2026.
Capaian per cabang terhadap target
Capaian = tiket ÷ HK efektif ÷ target harian × 100%. HK efektif = HK/bulan yang diskalakan ke panjang periode. Garis 100% = target.
Sebaran capaian teknisi
Biaya naker per tiket
Beban gaji teknisi periode ini ÷ jumlah tiket. Makin rendah makin efisien.
Utilisasi naker: bertiket vs tanpa tiket
Teknisi bertiketTeknisi tanpa tiketPosisi kosong (vacant)
Papan skor cabang
urut berdasarkan capaian
Volume tiket per cabang
Produktivitas rata-rata (tiket per hari aktif)
Total tiket ÷ total hari aktif teknisi di cabang tersebut.
Rincian per cabang
Rincian per domain & cabang
Dasar perhitungan biaya. Gaji per teknisi diambil dari kolom GAJI PER TEKNISI sheet WFP SBT 2
(snapshot ). Untuk NIK yang kolom gajinya kosong, dipakai Est Gaji sheet
MASTER GAJI per kombinasi cabang × jabatan dan ditandai ESTIMASI.
Gaji bulanan diproratakan ke panjang periode (). Angka biaya ini adalah
beban gaji pokok naker, belum termasuk komponen lain di luar dua sheet tersebut.
Beban gaji: produktif vs tanpa tiket
Teknisi bertiketTeknisi tanpa tiket
Komposisi naker per skema kemitraan
Jumlah posisi pada WFP SBT 2 per cabang (termasuk posisi tanpa NIK).
Rekap biaya naker per cabang
Margin indikatif (GPM)
isi revenue per cabang untuk menghitung
Revenue tidak tersedia di database produktivitas. Isi revenue periode berjalan per cabang di bawah ini
untuk memperoleh GPM indikatif terhadap beban naker. Seluruh hasil ditandai
ESTIMASI dan tidak boleh dipakai sebagai angka finansial resmi.
Nilai yang diisi tersimpan di browser ini saja.
10 teknisi capaian tertinggi
10 teknisi capaian terendah (min. 1 hari aktif)
Kesegaran data per cabang
unggahan terakhir ke Supabase
Temuan kualitas data
NIK bertiket yang tidak ada di master WFP SBT 2
tiket tercatat tapi orangnya tidak ada di data naker